Monday, March 19, 2012

Goresan Darah

Aliran deras dalam tubuhku, tubuhmu
Tak ada yang menghentikan
Meski segelintir luka dalam hati
Tangan, kaki, genggam aku bersama
aliran yang kau sampaikan
Arus merah kami menyatu
Kekerabatan kami berasosiatif dalam rindu
Katamu cukup bersendau alam maya
Kepastian dari Tuhan, kau dan aku
saling mendengar nyanyian alam
nyanyian merdu dalam merah
darah kami bersatu atas nama cinta, dahulu
Biar semesta yang menjawabnya
lewat segores darah yang kau ciptakan
Segores warna segar, tak tahu lah,
ini luka sungguh

No comments:

Post a Comment